Archive for April, 2008

Kartun Batak

22.04.2008

POSTED IN Aku Suka | NO COMMENTS TAGS : ,

doaOrang Batak menjadi kartunis? Sangat jarang bukan? Lalu bagaimana bila ada Kartun Orang Batak? Katun-kartun Batak yang menurutku (sebagai orang Batak) sangat orisinil. Garis-garis sederhana namun ekspresif dan kata-kata yang lugu tapi menusuk dalam menyampaikan pesan moral dan kritik sosialnya.

Adalah Jephman (tidak tahu dia bermarga apa), yang melukiskannya dan menyajikannya dalam blognya.

Aku tidak tahu, apa hubungan Jephman dengan Bunggis Mangerna, kartunis Amani Ogol di Mingguan Bona Pasogit (Tarutung), atau mungkin kemiripannya merupakan ciri khas Kartun Batak.

Salut buat Lae Jephman. Kuharap kritik dan pesan moralnya tetap dilucurkan melalui karya kartunnya. Horas!

Kartun diatas adalah salah satu kartun karya Jephman yang diberi judul ‘Doa’ yang sangat kusuka.

sister-actMenurutku, hubungan adik dan kakak perempuan itu istimewa. Tapi aku tak pernah sepenuhnya memahami hubungan itu. Bertahun aku mencari tahu; gimana sih rasanya punya kakak? Meskipun banyak orang memiliki kakak perempuan, tapi sulit sekali mencari tahu secara langsung gimana rasanya. Biasanya mereka menjawab; biasa aja tuh! Entah kenapa pula, sulit sekali mencari artikel, kajian ilmiah, novel atau film yang menjelaskan istimewanya hubungan “kakak perempuan dengan adiknya.” Biasanya keistimewaan itu hanya terselip beberapa baris, atau dalam adegan selintas.

Aku memutuskan berhenti memikirkan tentang memiliki kakak perempuan. Itu adalah hal yang tak lagi mungkin tercapai. Memiliki seorang kakak perempuan. Itu adalah impian sejak kecil. Impian itu lahir, jauh sebelum aku memikirkan cita-cita dan cinta. Harusnya aku sudah ‘menghapus’ pemikiran itu begitu menyadari kenyataan, aku tak punya saudara perempuan. Meskipun aku punya dua kakak ipar, tapi menurutku tidak akan sama seperti memiliki kakak perempuan kandung. Read more »

Melihatmu Disana

19.04.2008

POSTED IN Apa Saja | NO COMMENTS TAGS :

melihatmu-disanaMelihatmu disana, duduk di sudut itu, berdiam diri diantara kerumunan bisu.

Melihatmu disana, kau coba membuang jenuh dan gentar terhadap tatapanku yang makin nakal jilati setiap inci kulit tubuhmu yang tak tersembunyi.

Melihatmu disana, tak kupeduli apa yang ada dalam benakmu.

Melihatmu disana, takkan kulewatkan. Karena saat seperti ini akan berlalu dalam sekejap… Kelopak mataku enggan bersatu….

Melihatmu disana, biarkan aku menikmatinya, melambungkan angan dan mempertaruhkan perasaan.

Melihatmu disana, aku tak mengambil sesuatu darimu. Kamu cuma salah satu pajangan indah di dunia yang buruk ini………. Biarkan aku menikmatinya!

Currently available for freelance

Little About Me

ABOUT